Selasa, 27 Maret 2012

Teringat si Butut odong-odong dalam sebuah kenangan


Barang yang dulunya kita hina ternyata menyimpan banyak sekali kenangan indah yang membuat hati ini manangis ketika mengingatnya kembali.
Ketika itu seorang yang sangat berjasa dalam keluarga yang selalu bekerja demi menghidupi keluarganya yang masih sangat banyak membutuhkan kebutuhan untuk terus bertahan hidup.Ia tidak kenal lelah bahkan sepanjang hidupnya ia tidak pernah mengeluh dengan kondisi keadaannya apakah ia capek atau ngantuk. Yang ia tau hanyalah setiap hari keluarganya harus dikasih makan dan yang ia tau hanyalah anak-anaknya bisa sekolah. Semasa hidupnya ia bekerja "stanby" setiap ada sms "dear crew embraer pass 373 tomorrow. jkt-manokwari 05.00am friday,12 jan 2010. edy, toto, edwin and dll thanks"  setiap ada sms itu pasti ia besoknya jam 3pagi setelah solat tahajud ia berangkat untuk terbang tanpa membangunkan istri serta anaknya yang sedang terlelap dalam tidur.

Sosoknya dikenal sangat rendah hati dan hobinya adalah ketika jalan disebuah mall pasti setiap pulang pasti membawa selembaran tetang motor-motor china. Ketika uangnya sudah mulai cukup untuk menambah motor untuk dirinya ia hanya memilih motor KTM yang bisa dibilang harnya hanya 5juta itupun ia kredit.Sifat cuek dengan apa yang orang katakan dan sangat menyayangi baranglah yang membuat motor tersebut awet ia pakai. Ketika itu aku masih duduk dibangku SD tepatnya kelas 6 itu adalah motor baru yang kedua yang keluarga kami punya. Ketika itu ia sangat bangga memiliki motor itu. Saat badanku tidak segemuk sekarang aku dan ibu di boncenginya dan membawa aku kedokter gigi yang saat itu aku harus membereskan semua gigiku yang berantakan.Lulus dari SD aku membawa hasil yang sangatlah mengecewakan yaitu aku tidak bisa masuk sekolah yang bapak ingikan. Saat itu pula motor itu mangantarkan formulirku untuk masuk SMP.Selama aku SMP motor itulah yang selalu membawa aku dan kakakku untuk pergi bersekolah dibocengi bapak. Teringat sekali saat itu Bapak pertama kali mendapat stroke ringan di mulutnya. Saat itu ketika membawa motor dan memboncengi aku dan kakakku tangannya gemetar sekali hingga kami bertigapun terjatuh saat melewati pasar pondok gede.

Lulus dari SMP akhirnya aku bisa membuat bapak tidak kecewa lagi karena aku bisa mendapatkan sekolah negeri. Masih teringat rasanya ketika pertamakali Pra mos(masa orientasi siswa) hari sabtu ketika sedang apel hingga aku keluar sampai jam 11 siang, bapak menunggu di parkiran sedang baca koran. Ketika 3hari mos beturut-turut bapak mengantariku dangan motor kebanggannya itu setiap pagi hingga moss berakhir akupun masih diantar oleh bapak saat masuk sekolah pertama kali.Ketika masih di SMA aku bergabung dengan eskul Basket yang latihannya dari pulang sekolah hingga jam 5 sore. Setiap selesai basket motor itu dan bapak sudah ada diparkiran menungguku selesai latihan dan menjemputku untuk pulang.

Ketika aku sudah berani untuk bawa motor motor ibukulah yang aku bawa kesekolah dan ketika motor ibuku rusak maka bapak mengalah untuk dikasih pinjam motornya kepadaku. Saat itu ketika plat motor bapak terlepas gara-gara aku ditabrak orang yang sedang kampanye.
Ketika aku sendiri sudah dibelikan motor ternyata ada maslah lain yaitu aku belum punya sim. Dengan motor yang sama itu juga aku diantar untuk bikin SIM hingga bolak-balik.

Tepatnya ketika aku diajak jalan-jalan aku teringat saat melewati tanjakan yang begitu curam tapi bapak tetap kekeh untuk lewat jalan itu dan akhirnya kamipun jatuh diatas motor. Dengan sigap bapak menaiki motor itu lagi dan menolongku yang masih terjatuh.Terakhir ialah ssat aku memasuki UN dan sebelum bapak jatuh sakit, saat itu motor bapak sedang rusak. Menyesal dan masih terngiang rasanya saat bapak bilang meminjam motorku dan mengajakku untuk membeli onderdil motor yang motornya butuhkan saat itu aku menolak ajakannya karena aku pengennya kepondok makan "gokana tepan mie ramennya" saat itu aku sadar ternyata itu ajakan terakhirnya untukku. setelah malamnya aku sama sekali gak bisa tidur dan aku sholat tahajud lalu baca yasin dan surat ar-rahman , setelah itu bapak sehabis dari kamar mandi langsung jatuh ditempat tidur dan langsung dilarikan ke RS.global.7tahun sudah motor itu bersama bapak dan menyimpan banyak sekali kenangan. Gak rela rasanya dengan segampang itu dikasih keorang. Buat kalian emang itu gak ada harganya tapi buat aku itu harga mati gak bisa dijual atau dikasih kesiapapun.

I LOVE YOU DAD

0 komentar:

Poskan Komentar